Beberapa hari terakhir ada rasa
penasaran yang mesti segera terobati.
Kejadiannya adalah ketika saya merakit seperangkat CPU dengan prosesor
intel 4 inti dengan 4 GB memori dan saya pasang OpenSuse 11 untuk
dimuati aplikasi kimia komputasi yang hanya jalan di linux. Setelah
dilakukan pengecekan memory yang terbaca hanya 3 koma sekian GB saja.
Padahal secara fisik memori yang saya gunakan adalah 2 keping memori @ 2
GB.
Saya mengira itu terjadi hanya di linux,
ternyata setelah saya
install windows xp sp2 kejadiannya sama. Teman saya yang juga baru
merakit komputer untuk tujuan running riset kimia komputasi
dengan memori sebesar 8 GB juga mengalami hal yang sama. Niat
menggunakan RAM sebesar itu adalah agar running aplikasi yang memakan
waktu lama bisa terkurangi. Alhasil semua terkendala bahwa memori yang
disediakan tak termanfaatkan secara keseluruhan.
Kejadian
serupa juga saya temui ketika lab
kimia komputasi AIC jurusan Kimia UGM baru saja menambah 5 PC dengan
masing-masing memori 4 GB, ternyata juga tidak terbaca/terpakai secara
menyeluruh. Komplainpun dilayangkan ke penjual, setelah saya mendengar
penjelasan dari penjual saya gak puas, tapi gak punya hak untuk
komplain. Bahkan di buku manual motherboard pun sudah
diwanti-wanti
kalau RAM yang terpasang 4 GB maka akan dikenali oleh OS sistem 32 bit
hanyalah 3,.. GB saja.
Akhirnya saya browsing di rumah dengan
HAIER-Smart dengan kesabaran
penuh (saking leletnya karena akses gratis) saya dapatkan link yang bisa sedikit menyenangkan…
mudahan lancar sesuai kemauan… (sebab PC
sekarang di lab selasa nanti baru bisa dipraktekan).
OK… Langkah untuk tujuan tadi adalah dengan mengaktifkan PAE (Physical Address Extesion) yang secara default memang belum diaktifkan.
OK… Langkah untuk tujuan tadi adalah dengan mengaktifkan PAE (Physical Address Extesion) yang secara default memang belum diaktifkan.
Caranya (yang saya ambil dari situs
ini):
“
Aktifkan mode
PAE pada Windows XP
- Klik kanan pada My Computer dan pilih “Properties”
- Buka tab Advanced dan di bawah tab Startup and Recovery, di Settings dan klik “Edit”
- Ini akan membuka notepad yang
berisi file boot.ini.
Dibawah tulisan “[operating systems]” tertulis baris: multi
(0) disk (0) rdisk (0) partition (2) \ WINDOWS = “Microsoft Windows XP”
/ noexecute = OptIn / fastdetect coba ubah menjadi:
multi (0) disk (0) rdisk (0) partition (1) \ WINDOWS = “Microsoft
Windows XP” / noexecute = OptIn / PAE - Simpan file tadi dan keluar.
Aktifkan mode PAE pada Windows Vista
(yg ini belum akan saya coba, kan saya ndak pakai WV
)
- Tekan Windows key + R, kemudian ketikan cmd terus tekan enter
- Tekan Ctrl + Shift + Enter untuk mengeksekusi prompt sebagai administrator
- Enter command Bcdedit / Set SAP forceenable dan tekan enter.
Aktifkan mode PAE pada
Linux Ubuntu (selasa nanti akan saya praktekkan di OpenSuse 11)
- Buka terminal/konsol dan jalankan
perintah untuk install
sebuah kernel PAE: sudo apt-get update sudo sudo apt-get install
linux-headers-server linux-image-server linux-server - Setelah installasi, restart system dengan new kernel yang baru: sudo reboot
Dengan prosedur tadi semestinya
komputer saodara bisa
mengenali RAM yang lebih dari 4 GB.
“
CATATAN:
segala resiko dan kerusakan pada sistem anda akibat praktek ini, anda sendirilah yang
menanggung!!! Mari bereksperimen…. dan selamat
bereksperimen… semoga masalah saya dan anda yang punya masalah serupa
dapat terselesaikan dan dapat memaksimalkan memori yang tersedia.
Kalau ada saran untuk mengatasi masalah di atas
atau bahkan
sudah mencoba-nya silahkan saja, senang sekali rasanya.



0 komentar:
Posting Komentar